RETROSPEKTIF: NICOLAS ROEG
Pada bulan April ini, Kinoki mengajak temanteman untuk mendalami labirin gelap film-film karya Nicolas Roeg. Dia memulai kariernya sebagai sinematografer bagi sutradara-sutradara kondang macam Francois Truffaut dan Roger Corman. Pengalamannya tersebut kemudian ia pakai untuk membuat film-film yang memotret karakter pemberontak dalam dunia penuh tabu, dimana ruang dan waktu tidak lagi logis—dan segalanya mungkin terjadi.
MARI MENONTON! (nonton bareng)
Selasa, 13 April 2010, jam 19.00
Performance
(James Fox, Mick Jagger/1970/fiksi/105 menit)
Chas perlu tempat sembunyi dari kejaran polisi. Tepatlah, rumah yang ia singgahi adalah milik mantan rockstar yang berniat terjun lagi ke dunia musik. Keduanya pun bersua.
Selasa, 27 April 2010, jam 19.00
Don’t Look Now
(Julie Christie, Donald Sutherland/1973/fiksi/110 menit)
Seorang arsitek Amerika di Vienna mulai mempertanyakan kewarasannya, terutama setelah ia mendapat beberapa penglihatan usai kematian putrinya.
KINOLOGY (nonton plus ngobrol film)
Kamis, 22 April 2010, jam 19.00
The Man Who Fell to Earth
(David Bowie, Rip Torn/1976/fiksi/138 menit)
Suatu hari bumi kedatangan alien dari sebuah planet yang sedang dilanda kekeringan akut. Sayangnya, dalam usahanya mencari air, alien tersebut lupa memperhitungkan keserakahan manusia sebagai batu sandungannya.

KINOKI mengundang seluruh teman untuk ambil bagian dalam KINOLOGI, sebuah diskusi mini yang akan ‘membicarakan film mulai dari nol’. KINOLOGI adalah: menonton film bersama dan membicarakan film tersebut dari aspek tertentu. Untuk KINOLOGI #1, kita akan membicarakan aspek naratif dan berbagai kemungkinan eksplorasi didalamnya. sebab tak bisa dipungkiri, narasi adalah bagian paling mendasar dari sebuah film. Dari narasi dapat dikembangkan hal-hal yang bisa kita obrolkan dimana-mana, dengan siapa saja: cerita, musik, pilihan artistik, dan film secara keseluruhan. Film Inggris,